Pendidikan Kristen Berbasis Teknologi Free Weblog

Pendidikan Kristen Berbasis Teknologi Free Weblog

Teknologi hadir sebagai hasil karya manusia. Di dalam teknologi berjumpa logi dan seni. Perjumpaan itu melahirkan keunikan teknologi. Kemudian teknologi itu berfungsi sebagai alat untuk mengatasi masalah yang dihadapi manusia. Intinya manusia membuat teknologi baik sebagai konsep-konsep maupun alat yang bergunan untuk menolong manusia mengatasi masalah. Hal ini berarti masalah yang dihadapi manusia menyebabkan dibuatnya teknologi. Salah satu teknologi yang hendak kita pakai dalam Pendidikan Kristen atau Pendidikan Agama Kristen adalah teknologi web.
Pemanfaatan teknologi web dalam pendidikan Agama Kristen merupakan salah satu cara mengatasi masalah dalam dunia pendidikan Kristen. Misalnya bagaimana menimbulkan minat belajar Pendidikan Kristen? Sementara yang terjadi yakni peserta didik kurang berminat pada Pendidikan Agama Kristen. Mereka hanya mengikuti Pendidikan Agama Kristen karena sekadar mendapat nilai untuk kelulusan. Mereka juga hadir di kelas tanpa konsentrasi yang baik terhadap Pendidikan Agama Kristen. Ini beberapa masalah. Untuk itulah kita mesti memikirkan teknologi yang menolong anak dalam pembelajaran Kristen yang menyenangkan.
Salah satu cara pembelajaran Pendidikan Kristen yang menyenangkan yaitu dengan memanfaatkan halaman-halaman teknologi website. Pada konteks ini juga ada masalah yaitu kemampuan dana untuk membuat sebuah website pembelajaran Pendidikan Kristen. Sementara tidak semua guru atau lembaga pendidikan mampu menyediakan teknologi website untuk proses pembelajaran Pendidikan Kristen.
Menyadari akan kendala di atas, saya sering menggunakan halaman-halaman website yang tidak berbayar atau free. Seperti saya merancang pembelajaran melalui free weblog. Saya biasanya menggunakan free weblog yang berdomain dan hosting dari blogspot.com. Pemanfaatan free weblog berbasis blogspot.com begitu mudah dilakukan. Caranya kita kunjungi www.blogger.com kemudian membuat sebuah blog dengan terlebih dahulu memiliki email dari gmail.com atau yang lain, tetapi saran saya sebaiknya gmail.com saja karena sudah terintegrasi dengan google.
Kita dapat memposting dalam blog tentang STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR dan MATERI PEMBAHASAN  kemudian kita posting di blog. Selanjutnya peserta didik dapat belajar melalui blog baik di rumah maupun di kelas bersama guru Pendidikan Kristen. Saya sering menggunakan postingan materi pembelajaran di blog kemudian pada waktu mengajar di kelas, saya meminta peserta didik untuk dapat mengakses blog mata pelajaran tersebut. Sering juga saya memakai LCD untuk ditampilkan melalui layar kemudian dipelajari secara bersama. Demikian juga Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir semester dilakukan melalui blog dengan memanfaatkan ruang komentar. Untuk soal ujian, biasanya saya posting di blog tetapi masih dalam bentuk draff. Artinya belum dipublish, nanti pada waktu saya di ruang kelas baru saya publis kemudian para peserta didik menjawabnya. Sering saya memakai LCD supaya soal dapat dibaca secara jelas.
Untuk mencapai maksud di atas biasanaya setiap peserta didik datang ke kelas dengan membawa laptop. Kemudian pada proses pembelajaran atau ujian, setiap mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan bahan ajar dan soal ujian melalui Bahan Ajar Online dan Soal Ujian Online.
Untuk memudahkan akses materi dalam blog maka kita harus membuat tombol navigasi. Misalnya kita membuat tombol navigasi untuk Standar Kompetensi, tombol navigasi Kompetensi Dasar 1, Kompetensi Dasar 2, Kompetensi Dasar 3, KOmpetensi Dasar 4, Kompetensi Dasar 5, Kompetensi Dasar 6, Kompetensi Dasar 7. Kita buat 7 Kompetensi dasar karena menurut teori dar Applied Approach KD paling banyak 7 dan paling sedikit 3. Kemudian untuk materi juga kita bisa membuat tombol navigasinya, termasuk soal dan nilai. Yang terakhir hanya opsi saja. Silakan kunjungi Bahan Ajar Berbasis Online yang saya buat di beberapa blog seperti Bahan Ajar Online Apologetika, Bahan Ajar Online Filsafat Ilmu dll

Selamat mencoba menjadi pendidik Kristen GoBlog
Pendidikan Agama Kristen Tentang Pendamaian

Pendidikan Agama Kristen Tentang Pendamaian

Pendamaian menunjukkan adanya suasana hubungan yang harmonis atau serasi antara dua atau lebih dari dua pihak. Perdamaian menunjukkan keadaan damai atau suasana yang menentramkan. Pemahaman seperti ini dapat dimaklumi karena secara umum, pendamaian berasal dari kata dasar damai. Damai adalah suasana di mana tidak terdapat permusuhan. Damai menunjuk pada hubungan yang serasi antara dua pihak atau lebih. Damai juga dapat menunjuk pada suasana tenang. Adanya suasana yang Indah dapat pula digambarkan sebagai keadaan yang damai. Menurut Yewango, di Indonesia, ada kata yang menunjukkan suasana tersebut, kata itu yakni “damai sejahtera”. Kata ini dipakai untuk menggambarkan suatu suasana yang sungguh-sungguh aman dan tentram.

Selain kata Indonesia di atas, ada pula kata Inggris yang menggambarkan pendamaian. Kata yang dimaksud yaitu “peace”. Kata ini memiliki pengertian: bebas dari atau berhenti dari peperangan, bebas dari ketidak teraturan sipil, ketenangan dan kesentosaan. Jadi, berdasarkan uraian ini, damai memiliki pengertian: kesentosaan di antara sesame (hubungan social yang harmonis), kesentosaan alam (hubungan manusia dengan alam), kesentosaan batiniah/kesejahteraan batin manusia

Dengan kata lain damai adalah suatu suasana, sedangkan pendamaian adalah suatu proses yang sedang berlangsung menuju suasana damai. Apabila ada dua pihak yang bermusuhan dan ada usaha untuk melupakan permusuhan maka hal ini disebut proses pendamaian.
Pengertian pendamaian dalam paparan di atas bersifat umum, jika demikian apa pengertian pendamaian menurut Alkitab dan hal apa yang melatarbelakangi akan kebutuhan pendamaian? Dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru terdapat kesaksian tentang adanya permusuhan antara manusia dengan Tuhan dan manusia dengan sesamanya. Dalam kitab Kejadian disaksikan bahwa manusia berbuat dosa (bermusuhan) dengan Allah.

Dalam konteks iman Kristen, keadaan harmonis antara manusia dengan Allah, sesame dan lingkungan dapat diperhatikan dalam narasi Kejadian 1 dan 2. Dalam narasi ini, penulis kitab Kejadian memaparkan bahwa manusia berada dalam keadaan ketaatan pada Allah, manusia diberi kuasa mengusahakan dan memelihara lingkungan, tidak ada pelanggaran antara manusia dan sesamanya. Akan tetapi dalam narasi Kejadian 3, dipaparkan bahwa manusia kurang harmonis lagi dengan Allah (bersembunyi), alama terkutuk karena kesalahan manusia, manusia mulai membunuh sesamanya (pembunuhan Habel oleh kain). Pelanggaran demi pelanggaran terjadi, menara Babel dan peristiwa lainnya menunjukkan bahwa manusia berada dalam suasana kurang harmonis, permusuhan. Kekurangan harmonisan ini disebabkan karena manusia telah berdosa.
Menolong peserta didik mencapai Tri Kebenaran

Menolong peserta didik mencapai Tri Kebenaran

Pembelajaran bertujuan menolong peserta didik sampai pada kebenaran. Kebenaran yang dimaksud disini yakni “kebenaran pengetahuan, kebenaran berkelakuan, kebenaran berketrampilan .”
Bagaimana sampai pada kebenaran ini?
Sokrates menuntun manusia muda melalui  cara yang disebut “cara “tanya” dan “ditanya” . Tentu cara ini dipakai sampai pada kebenaran itu. Cara yang diapakai pendidik mestinya cara yang dipakai sampai berjumpa dengan kebenaran itu.
Cara apa yang dipakai Sokrates dalam menuntun anak tiba pada kebenaran pengetahuan tentang salah satu realitas? Caranya yakni “bertanya dan ditanya”. Beratnya dan ditanya harus berlangsung sampai menemukan kebenaran.
Sebuah metode yang sangat berhasil dipakai Sokrates dalam menuntun anak mencapai kebenaran pengethuan tentang “serangga”hendaknya menolong kita untuk memikirkan dan menggunakan metode yang menolong guru dan peserta didik sampai pada “kebenaran”.
Metode hanyalah sarana dan ia bersifat kontekstual dan fleksibel. Misalnya metode pembelajaran examples non examples yang menolong anak sampai pada kebenaran melalui penggunaan gambar. Gambar dapat berfungsi sebagai media untuk menolong anak sampai pada kebenaran (Tri Kebenaran) dalam diri peserta didik.

Dalam suasana berlangsungnya cara mengajar dan belajar yang membawa anak kepada ‘kebenaran’ itu. Salah satunya yakni kebenaran pengetahuan tentang ‘serangga’. Anak memiliki pengetahuan yang benar tentang serangga. Serangga adalah salah satu realitas dan sasaran pengetahuan anak.
Kurikulum Sekolah Minggu

Kurikulum Sekolah Minggu

Kurikulum Sekolah Minggu
Menurut Eli Tanya, kata kurikulum aslinya berarti  lapangan perlombaan yang perlu dilalui oleh murid dan guru mencapai tujuan tertentu.  Sedangkan  E. G. Homrighausen dan I. H. Enklaar menyatakan apakah sebenarnya yang dimaksud istilah “Rencana Pelajaran” itu? Dalam bahasa asing dipakai kata“Curriculum”;arti aslinya ialah lapangan perlombaan.  Dalam konteks ini, kurikulum sekolah minggu merupakan rencana pelajaran yang dipakai untuk mengajar anak Sekolah Minggu.
Menurut Yonas Muanley, kurikulum sekolah minggu adalah sejumlah pengalaman belajar anak Sekolah Minggu yang menjadi tanggungjawab gereja dan keluarga Kristen. Pengalaman belajar itu mengatur Tujuan, Isi, Proses belajar mengajar dan Evaluasi dengan pemakaian metode dan media sehingga anak-anak mendapat pengalaman dibawah bimbingan seorang guru sekolah minggu.
       Jadi, kurikulum sekolah minggu dapat menolong orang percaya dari semua golongan umur mulai dari anak kecil sampai orang dewasa dan terlebihnya tugas ini dipercayakan kepada lembaga pendidikan Kristen dan Gereja.
Dasar pembuatan kurikulum atau sumber pembuatan kurikulum Sekolah Minggu yaitu Alkitab dan pengalaman Gereja. Artinya Alkitab adalah norma mutlak dalam membuat kurikulum sekolah Minggu. Selain itu pergumulan yang dihadapi gereja dapat dijadikan sebagai masukan dalam membuat kurikulum Sekolah Minggu.
Pendidikan Kristen Berdasarkan Mazmur 127

Pendidikan Kristen Berdasarkan Mazmur 127

Pendidikan Kristen bersumber dari Alkitab. Alkitab menjadi isi/konten Pendidikan Kristen sepanjang zaman. Dalam postingan ini saya memilih dari Mazmur 127 untuk dijadikan sebagai dasar Pendidikan Kristen.
Mazmur 127 mengandung dua bagian yang bersitegang secara tematis.

1. Pendidikan Kristen yang bergantung pada Kehendak dan Pertolongan TUHAN

Mazmur 1b-2. Bagian ini menyaksikan kehendak Allah tentang kebergantungan mutlak manusia atas kehendak dan pertolongan Tuhan. Tanpa Tuhan, tak ada upaya apa pun yang dapat berhasil dikerjakan serta diusahakan manusia. Prinsip ini dideklarasikan pemazmur dalam konteks berbagai hambatan eksteral dan internal berkait pembangunan ulang Bait Suci pasca kembalinya Yehuda dari pembungan atas ijin raja Koresy.

Pendidikan Kristen atau Pendidikan Agama Kristen berdasarkan Mazmur 127:1b-2 yaitu Pendidikan Kristen yang dilaksanakan dalam kebergantungan mutlak pada kehendak dan pertolongan Allah. Pendidikan Kristen atau Pendidikan Agama Kristen yang membawa setiap peserta Pendidikan Kristen (Anak, orangtua, guru) dalam membangun ketergantungan kepada TUHAN. Pendidikan Kristen adalah Pendidikan yang Teosentris, Kristosentris dan Pneumasentris. Itu sebabnya tidak ada yang dapat menyombongkan diri dalam pelaksanaan Pendidikan Kristen. Seluruh insan dalam Pendidikan Kristen adalah insan yang bergantung pada TUHAN.

2.Pendidikan Kristen yang membangun unit-unit keluarga

Dalam Mazmur 127 kita mendapati sebuah prinsip teologis untuk Pendidikan Kristen yaitu Pendidikan Kristen didasarkan pada prinsip teologis alternatif yaitu bahwa Israel harus memberikan perhatian serta mengalokasikan energi mereka untuk membangun unit-unit keluarga. Dulu Bait Suci dianggap sebagai “milik pusaka TUHAN”, namun selain itu, anak-anak mereka juga merupakan “milik pusaka TUHAN”. Jika saat itu pembangunan ulang Bait Suci belum dikehendaki Tuhan untuk diteruskan, maka mereka tidak boleh mengabaikan pemeliharaan serta pembangunan unit-unit keluarga yang juga merupakan “milik pusaka TUHAN”.

Latar belakang untuk tafsiran di atas diperkuat oleh situasi historis yang tergambar dalam kitab Ezra dan Nehemia di mana pasca kembali dari pembuangan, Yehuda memang mengalami hambatan eksternal dan internal yang luar biasa sehingga pembangunan kembali Bait Suci itu terhenti sama sekali. Menariknya, tafsiran ini memberikan wawasan interpretif yang sangat masuk akal untuk menjelaskan sikap resistensif umat Israel tatkala nabi Hagai muncul 20 tahun kemudian untuk mengajak mereka membangun kembali Bait Suci. Mereka telah terbiasa hanya fokus pada pembangunan keluarga dan tidak lagi memperhitungkan pembangunan ulang Bait Suci sebagai agenda penting. Sikap ini dapat dilihat sebagai kesalahpahaman atas deklarasi teologis dari pemazmur dalam dua bagian Mazmur 127. Bukan hanya itu, tafsiran ini juga menolong kita untuk memahami kompisis ungkapan-ungkapan berkat dalam Mazmur 128. Rupanya, intonasi futuristik dalam ungkapan berkat mengenai melihat kebahagiaan Yerusalem dalam Mazmur 128:5 dilatarbelakangi oleh terhentinya pembangunan Bait Suci yang melatarbelakangi Mazmur 127.

Bait suci dalam bacaan Mazmur 127 merujuk pada bait suci secara historis yaitu pembangunan bait Allah di Yerusalem pada waktu itu. Namun dalam perkembangan selanjutnya kata “bait suci” juga dapat dikenakan pada tubuh manusia yang percaya kepada TUHAN. Setiap orang percaya adalah tubuh atau bait Allah. Didalamnya berdiam Roh Allah.

Jadi prnsip teologis yang diambil untuk Pendidikan Kristen atau Pendidikan Agama Kristen yaitu Pendidikan Kristen bertujuan untuk membangun unit-unit keluarga menjadi keluarga yang memperhatikan dirinya sebagai bait Allah.
Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten-kabupaten di Papua

Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten-kabupaten di Papua

Guru Pendidikan Agama Kristen dapat melakukan tugas mendidik dan mengajar di mana saja. Kebetulan malam ini saya dapat informasi dari internet tentang Papua jadi saya buat cerita dulu. Cerita membuat soal pengetahuan umum tentang tempat pelaksanaan Pendidikan Agama Kristen di Papua.

Soal 1
Berapa kabupaten di Papua?
Jawabannya 29 Kabupaten
Ah dari mana ko tahu kalau kabupaten di Papua ada 29 kabupaten. Jawab murid nanti saja Pak Guru
Pak Guru melanjutkan soal
Sebutkan 29 kabupaten di Papua. Maka sang anak dengan bantuan mama wikipedia menjawab:
inilah ke 29 kabupaten di Papua:
1. Kabupaten Asmat
2. Kabupaten Biak Numfor      
3. Kabupaten Boven Digoel
4. Kabupaten Deiyai
5. Kabupaten Dogiyai
6. Kabupaten Intan Jaya          
7. Kabupaten Jayapura
8. Kabupaten Jayawijaya
9. Kabupaten Keerom
10. Kabupaten Kepulauan Yapen         
11. Kabupaten Lanny Jaya
12. Kabupaten Mamberamo Raya         
13. Kabupaten Mamberamo Tengah
14. Kabupaten Mappi
15. Kabupaten Merauke             
16. Kabupaten Mimika
17. Kabupaten Nabire
18. Kabupaten Nduga
19. Kabupaten Paniai
20. Kabupaten Pegunungan
21. Kabupaten Puncak
22. Kabupaten Puncak Jaya       
23. Kabupaten Sarmi
24. Kabupaten Supiori
25. Kabupaten Tolikara              
26. Kabupaten Waropen
27. Kabupaten Yahukimo                      
28. Kabupaten Yalimo    
29. Kota Jayapura     

Kata guru nanti saya periksa ko pu jawaban. Beberapa hari kemudian bapa guru bilang anak, ko punya jawaban benar. Ko dapat Nilai 100. Sekarang Bapa guru buat soal lagi

Dalam Roma bilang pemerintah adalah wakil Allah. Kalau begitu sebutkan nama-nama bupati yang memerintah di 29 Kabupaten di Papua?

Maaf untuk saudara-saudaraku dari Papua jika ini kurang berkenaan maka saya akan hapus. Saya Yonas Muanley, berasal dari Pulau Alor Nusa Tenggara Timur. Beberapa mantan mahasiswa saya dari beberapa kabupaten yang disebutkan di atas



Pemanfaatan Free Weblog dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen

Pemanfaatan Free Weblog dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh saya terhadap sejumlah mahasiswa ditemukan adanya pengakuan peserta pembelajaran bahwa pemanfaatan free weblog (blog: Blogspot, wordpress) sebagai media pembelajaran (bahan ajar online) berpengaruh efektif terhadap  proses pembelajaran di STT. Para mahasiswa dapat mengikuti materi kuliah secara online terhadap setiap mata kuliah yang disajikan di STT. 
Kemudahan lain yakni mahasiswa dapat melihat secara online Kontrak dan silabus serta materi bahan ajar dapat dionlinekan di weblog gratis. Pemanfaatan freeweblog seperti ini menurut penilaian responden 67 responden, 14 responden menilai sangat efektif, 18 menilai efektif. Responden jumlah terendah adalah 7, sedngkan tertinggi adalah 28 pada penilaian efektif dan sangat efektif berpengaruh terhadap proses pembelajaran di STT. 
Jadi, pemanfaatan weblog sebagai bahan ajar online menurut responden efektif berpengaruh terhadap efektivitas proses pembelajaran di STT. 
Free weblog yang dapat dipakai dalam pembelajaran itu sangat banyak, misalnya blogspot, wordpress dll. Saya lebih banyak menggunakan blogspot. alamatnya www.blogger.com. Saya menggunakan domain dan hosting blogspot karena sudah menyatu dengan gmail.com dan google.com. Bila kita ingin menggunakan blogspot untuk tujuan ekonomis maka kita bisa memakai blogspot, gmail, google Adsense, google adword, google+, youtube, picasa, Memasang teme blogspot juga tidak rumit, baik yang sudah tersedia pada blogspot maupun oleh pihak ketiga yang bekerjasama dengan blogspot. Kita kenal ada template blogger,  dll.
Berbagai fasiiltas internet tersebut di atas dapat dipakai dalam pembelajaran Pendidikan AGama Kristen secara Online. Mari kita GoBlog keseluruh dunia. Anda tidak harus pergi ke seluruh dunia tetapi karyamu dan karyaku melalui tulisan dll pergi ke seluruh dunia melalui internet.
Selamat GoBlog dalam Pendidikan Agama Kristen.